Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang kembali menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial pada Jumat, 4 Juli 2026, di Aula Lantai 2 Gedung Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang. Pada sidang terbuka tersebut, promovendus Istirul Widilastuti berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dengan predikat Sangat Memuaskan pada bidang Politik dan Pembangunan.

Dalam sidang promosi tersebut, Istirul Widilastuti mempertahankan disertasi berjudul “Penyerapan Tenaga Kerja Industri Garmen: Studi Implementasi Kebijakan Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta”. Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal pada industri garmen di Kabupaten Bantul sebagai upaya menghubungkan pertumbuhan investasi dengan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan, serta tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah didukung oleh prosedur rekrutmen yang jelas, orientasi kerja bagi pekerja baru, dan fasilitasi pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain rendahnya kesiapan tenaga kerja, lemahnya koordinasi antarlembaga, tingginya tingkat pergantian pekerja (turnover), serta perubahan preferensi kerja generasi muda.

Disertasi ini juga menghasilkan kebaruan ilmiah berupa Triple Layer Implementation Model (TLIM), sebuah model implementasi kebijakan yang menjelaskan bahwa keberhasilan penyerapan tenaga kerja dipengaruhi oleh tiga lapisan utama, yaitu struktur kebijakan, mekanisme implementasi, dan konteks sosial serta teknologi. Model tersebut menegaskan bahwa efektivitas kebijakan tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh koordinasi antarinstansi, kesiapan sumber daya manusia, serta dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Melalui penelitian tersebut, Istirul Widilastuti menyimpulkan bahwa keberhasilan penyerapan tenaga kerja lokal tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut, tetapi juga dari keberlanjutan hubungan kerja, kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri, serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam mendukung implementasi kebijakan ketenagakerjaan.

Keberhasilan ini menjadi salah satu kontribusi akademik Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang dalam menghasilkan riset yang memberikan rekomendasi bagi pengembangan kebijakan publik, khususnya pada bidang politik dan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola ketenagakerjaan dan pembangunan daerah.